November 17, 2012

Lovely Words SHINee's List Song



im just "SHINee girl"  that very proud and "honesty"  loving you SHINee oppa....

you are "love like oxygen"  in my "life"....
"ready or not"  i will "always love"  you....
this is "real", without "clue and note"  you are "the reason"  i live in "the SHINee world"....
when im "up and down"  you always be my "bodyguard"....
i always scream "wowowow"  when i saw your perform....
though im not a "dazzling girl"  but i can be your girlfriend that very "romantic"  as "romeo+juliette"....
SHINee oppa please "run with me", "run it"  and "fly high", and "countdown"  how many star in the sky tonight....
when you say "hello".... i feel that "hit me baby"....
im very "obsession"  for be your "juliette"  or "senorita"....
i will be the "hana"  to love you....

i dreaming.. when the way is "love's way".... just me and "y.o.u"....
but when "alarm clock"  to sound "ring ding dong"  im wake up and i know its just a dream....
i want always "replay"  my dream when "love still goes on"  with you in "best place"....
when my "haru"  not good coz "scar"  that "graze"  my heart, you give me power with say "a-yo"....
i will love you "better"  then before....
"in my room"  i always
 call "your name"  hope can "talk to you", and ask you to "kiss kiss kiss"  me....
even if i become "lucifer", "please dont go"  in my life....

i hope you can "keeping love again"  for me "forever or never"....
i always "shout out"  that you is the best and very very the best for me forever....

my "love pain"  when you pain....
"the name i loved"  forever is "jojo"....
hope i can "get down"  or "get it"  your love with "electric heart"....
when i read clue to pass note "y si fuera ella"  is "sherlock"....
my "love should go on"  for you oppa....
when i see you with another girl, i say "a.mi.go"....
please "stand by me"  SHINee oppa....

and "for 1000 years, please be by my side"....

"because of you", im "start"  be "stranger"  like a crazy "seesaw".... who always wait you for "four seasons"....

although im a "quasimodo"  i always love you and try "to your heart"....

since "last christmas"  till now im always yours....

my love isnt "last gift"  but immortal gift for you....

November 15, 2012

Cerpen 'Mistery Fantasy of School'


Mistery Fantasy of School

Suatu malam di sebuah kelas di JK yaitu sekolah khusus untuk laki-laki, terdapat tiga orang siswa yang sedang mengerjakan tugas mereka. Mereka bernama Ray, Ricky, dan Reno. Saat siswa lainnya sudah berada di asramanya masing-masing, mereka bertiga memutuskan untuk tetap berada di kelas untuk mengerjakan tugas mereka. Sebenarnya mereka tidak terlalu serius belajar, mereka malah lebih banyak bercanda. Saat malam tiba mereka tetap asyik bermain, padahal satpam sekolah juga telah memperingati mereka agar pulang segera, tapi mereka tetap menghiraukannya.Karena harus segera pulang sang satpam memberikan kunci gerbang utama kepada Ray.
Saat malam semakin larut, keadaan sekolah pun semakin membuat takut. Ricky yang sedikit penakut, mencoba meyakinkan teman-temannya untuk pulang ke asrama “Ray.. Reno.. sekolah ini semakin terlihat menyeramkan bukan? Tidakkah seharusnya kita kembali ke asrama saja”, “Kau takut kan? Dasar pecundang” jawab Reno, “Sudahlah.. cepat kerjakan tugas kalian, dan kita akan segera pulang”timpal Ray. Setelah cukup lama akhirnya tugas mereka pun selesai, mereka pun segera beranjak dari tempat duduknya masing-masing untuk menuju ke asrama.
Saat mereka berkemas, mereka mendengar suara-suara aneh dan mengerikan. Sontak Ricky bergumam kembali “Suara apa itu? Apakah hantu? Sudah ku bilang seharus kita pulang sedari tadi”. Temannya yang lain tidak terlalu mempedulikan gumamman Ricky, dan terus berjalan menuju gerbang utama.
Cukup banyak kelas yang harus mereka lewati untuk menuju gerbang utama. Saat mereka melewati suatu kelas, Reno melihat sesosok wanita yang sedang duduk tertungkul dan jika dilihat-lihat wajahnya sangat pucat dan cukup menyeramkan. Dengan sedikit bingung Reno berkata “Bukankah sekolah kita ini khusus untuk laki-laki dan seluruh guru pun laki-laki? Tapi kenapa ada wanita di kelas itu, mukanya pucat lagi?”, “Jangan-jangan... itu... ha..ha.. hantu!!” jawab Ricky, “Aishh! Kau benar, wajah pucat.. rambut panjang.. dan sangat menakutkan”.
Dan sontak Ricky dan Reno berteriak kencang secara bersamaan, dan membuat Ray sedikit kesal “Tidak bisakah kalian tenang!” Ray pun mempercepat langkahnya menuju gerbang utama, yang diikuti Reno dan Ricky.
Namun setelah sampai di gerbang utama, kunci yang diberikan sang satpam tidak cocok. Ray terus berusaha menekan dan memutar kunci itu berulang kali, namun tidak ada hasilnya. Mereka bertiga pun memutuskan untuk pulang melalui gerbang belakang, walaupun jalan menuju kesana sangat jauh.
Saat kembali memasuki sekolah mereka tercengang melihat cat sekolah mereka yang asalnya berwarna biru menjadi merah karena tertutupi oleh darah, dan cahaya benderang bulan purnama yang menyusup melalui jendela sekolah semakin membuat mereka takut. Mereka pun berlari sekuat tenaga menuju gerbang belakang berharap bisa segera keluar dari sekolah itu.
Saat mereka tergopoh-gopoh berlari dengan diliputi rasa takut yang maha dahsyat, Ricky tersandung oleh sebuah tangan yang entah berasal darimana, dan itu membuat lutut kirinya terluka, tapi ia terus berlari. Suara-suara aneh makin jelas terdengar dan barang-barang disekitar mereka terus berguncang, entah ada apa sebenarnya.
Akhirnya mereka pun sampai di gerbang belakang, seharusnya gerbang itu tidak terkunci, tapi setelah mereka mencoba membukanya pintu itu benar-benar terkunci. Seakan ada orang lain yang menarik pintu itu dari arah yang berlawanan, pintu itu benar-benar sulit untuk dibuka. Namun mereka tidak menyerah begitu saja, Ray terus mendobrak pintu itu hingga bahunya memar, dan Reno terus berusaha memutar-mutar gagang pintu hingga tangannya lecet, namun tetap tidak ada hasilnya pula.
Tiba-tiba ruangan itu terlihat menyusut, tentu saja itu membuat mereka bertiga kaget. Ruangan itu semakin mengecil dan terus mengecil disertai suara-suara yang menyeramkan. Hal itu benar-benar membuat mereka ketakutan, sehingga mereka bertiga kehilangan kesadaran.
Saat mereka terbangun, mereka teramat sangat bingung. Ternyata mereka sedang berada di dalam kelas mereka sendiri, tepat disaat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dalam hati Ray bertanya-tanya ada apa ini, apa semua itu hanya mimpi? tapi aku yakin itu semua benar-benar terjadi, apakah waktu yang berputar? Tapi bagaimana mungkin?. Setelah berfikir keras, Ray segera menengok pada Ricky dan Reno yang duduk di belakannya. Setelah melihat luka ditangan Reno dan merasakan sakit pada bahunya, Ray segera memeriksa lutut Ricky. Dan dugaannya itu benar, ada luka di lutut kiri temannya itu.
Dan mereka bertiga pun saling bertukar senyum penuh arti, mereka bertiga tahu bahwa kejadian yang baru mereka alami itu adalah kenyataan. Sejak saat itu mereka sepakat untuk tidak memberitahu siapapun dan memendam pengalaman itu di benak mereka masing-masing. Dan tentu saja mereka tidak akan pulang melebihi waktunya, dan akan lebih menghargai waktu.

The End

Laporan Perjalanan Observasi



            Pada tanggal 8 November kemarin kami keluarga akselerasi mengunjungi LAPAN, Pajajaran, dan Museum Geologi dengan menggunakan bus. Kegiatan diawali dengan mengunjungi LAPAN, saat memasuki halaman LAPAN kami disuguhkan pemandangan yang begitu indah dan tentunya alat-alat yang terlihat aneh bagi orang awam seperti saya. Pertama kami diarahkan untuk memasuki subuah aula untuk mendapat pengetahuan mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh LAPAN, dari penjelasan itu tentunya saya mendapat banyak ilmu pengetahuan yang baru khususnya dibidang antariksa dan tekhnologi.

            Setelah itu kami dibagi atas beberapa kelompok untuk melihat dan mempelajari alat-alat di LAPAN diantaranya kubah, radiospelitrograf, teleskop optik, ruang pusat pengamat cuaca, bola kaca, dan parabola besar. Dan kami juga dapat mengamati aktivitas matahari, dan tahu berapalama penyinaran matahari. Tapi saya sedikit kecewa mengetahui sebagian besar barang yang ada di LAPAN adalah barang impor, alangkah bahagianya jika bangsa kita sendiri yang membuat semua itu.
            Seharusnya kami mengunjungi Museum Geologi terlebih dahulu, tapi karena suatu alasan kami mengunjungi Pajajaran terlebih dahulu. Kegiatan disana diawali dengan sholat dan lalu makan bersama. Sembari makan kita memperhatikan orang-orang yang sedang berlatih.
            Selanjutnya kami mengunjungi Museum Geologi, namun kita harus menelan kekecewaan, ternyata Museumnya sudah tutup. Walaupun begitu kita masih bisa bermain-main di halaman museum, kami berphoto-photo disana.
            Kami pun kembali memasuki bus, dan disana kami mendapatkan penjelasan dari Bapak Hasan. Walaupun kecewa, ambilah dampak positifnya, setiap peristiwa pasti memiliki makna dibaliknya. Intinya kita harus lebih disiplin dan tidak menyianyiakan waktu, dan kami tidak menyesal karena dari perjalan ini kami mendapatkan pengalaman baru dan tentu saja sangat bermanfaat.


\