Showing posts with label 5h0f4F1kr1y4hN. Show all posts
Showing posts with label 5h0f4F1kr1y4hN. Show all posts

August 05, 2016

Esai Nasionalisme Prabu 2016


Pentingnya Nasionalisme Sebagai Penyokong Abdi Pemuda Bangsa


            Nasionalisme dapat diartikan sebagai rasa kecintaan seseorang terhadap negaranya. Rasa yang ada di dalam jiwa seseorang atau sekolompok orang yang memiliki kesamaan tujuan dan cita-cita dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsanya, serta memiliki keinginan yang besar untuk mempertahankan negaranya untuk tetap kokoh. Telah berakhirnya masa perang bukan berarti perjuangan pun berakhir dan membiarkan jiwa nasionalisme memudar di dalam jiwa bangsa Indonesia, terutama bagi para pemudanya yang memiliki andil penting dalam memajukan bangsa, yang memiliki kewajiban untuk menjaga bangsanya ini.
Di zaman ini, setiap individu telah bebas berpartisipasi secara global dan tak terbatas untuk meraih berbagai cita-citanya, meraih prestasi dengan segala potensi yang dimiliki masing-masing. Sehingga dengan sumber ilmu pengetahuan yang tak terbatas para pemuda bangsa telah dapat menunjukan potensi dan prestasi yang semakin baik. Namun bagaimana jika segala perjuangan para pemuda tersebut tidak didasari oleh jiwa nasionalismeTanpa jiwa nasionalisme segala potensi yang dimiliki para pemuda hanya bagai pohon tinggi tanpa daun yang rimbun, daun rimbun yang seharusnya dapat bermanfaat bagi sekitarnya. Sehingga akan jauh lebih baik jika segala potensi yang dimiliki para pemuda bangsa didasari oleh jiwa nasionalisme dan dapat berguna bagi bangsa dan negaranya sendiri. 
Dengan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan dengan meningkatkan kesadaran akan beban yang dipikulnya sebagai generasi penurus bangsa, maka para pemuda akan merasa bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Segala potensi yang dimiliki dengan niatan yang jelas akan lebih terarah dan akan lebih berarti, niatan mulia yang bertekad untuk menjunjung tinggi segala kepentingan tanah air dan tumpah darahnya. Jika berbagai kegiatan yang dilakukan para pemuda dengan jerih payahnya tidak dilandasi dengan jiwa nasionalisme dan malah bersifat individualisme untuk mencapai kepuasan pribadinya semata, hasil yang mereka capai akan terasa hampa karena tidak memiliki dedikasi yang maksimal bagi sekitarnya.
Akan mengecewakan jika para pemuda hanya menyalurkan potensi dan bakatnya hanya untuk dirinya sendiri tanpa memikirkan bangsanya, jerih payah para pelajar menuntut ilmu dengan susah payah namun sama sekali tak memikirkan negaranya, atau jiwa wirausaha para pemuda yang malah akan mengeksploitasi sumberdaya dalam negeri untuk diekspor ke luar negeri hanya untuk menguntungkan dirinya sendiri. Tentu semua itu hanya akan membuat bangsa kita semakin terpuruk, karena itu diperlukan kesadaran untuk menanamkan nasionalisme di dalam jiwa para pemuda. Jiwa nasionalisme dapat memperkuat tekad seorang pemuda untuk mengabdi pada tanah air tercinta, juga memperkokoh pribadi pemuda yang siap menjaga negara kesatuannya. Jika di dalam jiwa para pemuda telah terdapat jiwa nasionalisme, maka bangsa ini akan semakin kuat, karena dengan seluruh jiwanya mereka akan mengabdi semata-mata untuk memajukan bangsa dan negaranya. Dengan rasa bangga serta hasrat meninggikan nama bangsa Indonesia mereka berusaha berperan aktif untuk memperbaiki apa-apa yang terjadi di atas tanah airnya. Dengan jiwa nasionalisme mereka dapat membawa perubahan yang besar dengan memadukan potensi yang dimiliki para pemuda dan potensi bangsa itu sendiri tanpa menghilangkan indentitas bangsa, memanfaatkan kekayaan alam Indonesia dengan penuh tanggung jawab tanpa merugikan atau mengeksploitasi, serta mengedepankan persatuan bangsa dan kepentingan bersama dalam memajukan NKRI menjadi lebih maju, modern, dan sejahtera. Tidak hanya demi kehidupan berbangsa dan bernegara secara luas, jiwa nasionalisme juga dapat melahirkan sikap saling mencintai dan saling memiliki diantara setiap insan bangsa. Dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, para pemuda seharusnya tidak akan saling mencela melainkan saling bahu-membahu membangun generasi yang lebih berkualitas, saling mengayomi dengan mementingkan keadilan bagi seluruh rakyat, serta menghindari berbagai bentuk konflik yang mengarah kepada perpecah-belahan bangsa.
Jiwa nasionalisme dapat mendorong para pemuda untuk menyadari kewajibannya sebagai pemegang kunci pergerakan bangsa ini. Dengan adanya jiwa nasionalisme dalam jiwa mereka akan mengarahkan para pemuda untuk mengabdi kepada bangsanya. Oleh karena itu jiwa nasionalisme harus tertanam dalam-dalam pada jiwa para pemuda dan semakin erat dengan berbagai bentuk hal-hal positif yang mereka lakukan atas nama bangsa ini. Menjadikannya sebagai alasan serta motivasi untuk memikirkan apakah kerja keras yang dilakukannya memberikan dedikasi yang berguna bagi kehidupan sekitarnya terutama bagi tanah air tercinta, sehingga jerih payahnya itu tidak akan menjadi sia-sia, sebaliknya akan mengharumkan nama bangsa.

March 05, 2015

Personal Letter



Bulletproof Street,
Baleendah, Bandung
Indonesia



25Th November 2014



To My Precious Jungkook,

Hello Jungkook oppa! How are you? I hope you are healthy and of course always happy. Im fine at all anyway. And please tell my greetings to all, oh i really miss you guys. Kookkie oppa, wasnt last month you have been carrying out final exams? How the results? I hope it was satisfying. In Indonesia is not much different, next week my school will carry out final exams too. But before thats disaster, there is a pleasant thing, you know what it is? As always, every year my school will have any events called 'months of language', can you imagine it, there will be many exciting competitions. Moreover 'month of language' this year arguably coincide with the celebration of 'oath of youth' and that became the theme of the 'months of the language', therefore the atmosphere in the school will be filled with spirit of youth students of SMAN 1 Baleendah i guess, this is very cool, i very excited to see it. And this going be more exciting, because in this XI grade, my classmates were more serious to appear in 'months of language', we keep practicing every day, so the results are so satisfying.
But who is the winner has not yet announced, because the event not finished in this point, because in this month precisely on November 27th were my school 39th anniversary, so at that time here will be held an circumcision ceremony en masse. Followed by the other events on the 29th Nov, there will be many bazaar stand here. Its very enjoyable, especially if you are also here to watch it all oppa.
This situation so contrast with an proverb right, not 'take the trouble in beginning and have the pleasant later', but 'have fun first and then get the trouble'.

I can not predict how about the exam and i have not learned the lesson well, im totally afraid if it will be more hard. Please help me with praying for me so, at least i hope theres not many subjects thats get remedial.
Then what your activities after the exam? Wasnt now is wintertime in your country? Ah i see, did you already got a winter holiday just now? Oh im so envy! It would have been more fun. So Kookie oppa please immediately reply my letter with an amazing story. I will wait for your letter, see ya.


Lots of Love from Your (Girl)Friend,
Shofa


PS I will send you many pictures of me and the event quickly, dont be eager.

Passive Voice’s Sentence




1)      Right now, The song ‘Your Number’ is being sung by SHINee
2)      Key was being helped Onew when they were practicing
3)      SWC concert will be finished by 9pm
4)      The ball was kicked by Minho
5)      The comic was read by Jonghyun in ten minutes
6)      Many delicious food on the table is going to be made by Key this afternoon
7)      A special gift had been being prepared by Minho for Taemin’s birthday
8)      The best stage performance was done by SHINee
9)      A lecture was being given by Jonghyun just for a CF

10)  A necklace was bought by Onew for Key

My Artwork 'CorelDraw Creation'





















My Artwork 'Paper Quilling'

Daftar Keorganisasian Kependudukan Jepang

NAMA ORGANISASI
BERDIRI
LATAR BELAKANG
TUJUAN
KETUA
PERKEMBANGAN/ PENJELASAN SINGKAT
LATAR BELAKANG DIBUBARKAN
GERAKAN
TIGA A
29 Maret 1942
Untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia
Untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia
Mr. Syamsuddin
Memiliki semboyan “Nippon cahaya Asia, Nippon pelindung Asia, Nippon pemimpin Asia”. Untuk mengefektifkan gerakan ini dibentuk komite-komite di berbagai daerah, dibentuknya subsekdi islam yang disebut “Persiapan Persatuan Umat Islam” yang dipimpin Abikusno Cokrosuyoso
Karena perhimpunan ini dinilai tidak berjalan efektif
(Sep 1942)
PUSAT TENAGA RAKYAT (PUTERA)
16 April 1943
Jepang berusaha untuk menggerakan seluruh rakyat melalui tokoh-tokoh nasional dan ingin membentuk organisasi massa yang dapat bekerja untuk menggerakan rakyat
Membangun dan menghidupkan kembali segala sesuatu yang telah dihancurkan Belanda, memperbaiki bidang sosial-ekonomi, dan untuk memusatkan segala potensi masyarakat untuk membantu Jepang dalam perang
Ir. Soekarno
Awalnya mendapat sambutan dari organisasi massa lainnya dan berkembang serta bertambah kuat. Pengaruh Putera semakin luas dan telah berhasil mempersiapkan mental rakyat bagi kemerdekaan Indonesia
Perkembangan Putera yang menimbulkan kekhawatiran pihak Jepang. Karena Putera telah dimanfaatkan oleh pemimpin-pemimpin nasionalis untuk mempersiapkan ke arah kemerdekaan bukannya membantu Jepang
(1944)
MIAI (MAJELIS ISLAM A’LA INDONESIA)
4 September 1942
Jepang sangat memerlukan kekuatan umat islam untuk membantu melawan sekutu
1) Menempatkan umat islam pada kedudukan yang layak dalam masyarakat Indonesia
2) Mengharmoniskan islam dengan tuntutan perkembangan zaman
3) Ikut membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya
KH Hasyim Asy’ari
MIAI terus mengembangkan diri ditengah-tengah ketidakcocokan dengan kebijakan dasar Jepang, semata-mata untuk mengembangkan organisasi dan perjuangan di jalan Allah, bukannya membantu Jepang
MIAI tidak memberi kontribusi terhadap Jepang, dan itu tak sesuai dengan harapan Jepang
(Nov 1943)
MASYUMI (MAJELIS SYURA MUSLIMIN INDONESIA)
7 November 1945
Berharap Jepang dapat mengumpulkan dana dan Jepang dapat menggerakan umat islam untuk menopang kegiatan Perang Asia Timur Raya
Sebagai partai politik yang dimiliki oleh umat Islam dan sebagai partai penyatu umat Islam dalam bidang politik
KH Hasyim Asy’ari
Masyumi cepat berkembang di setiap karesidenannya sehingga berhasil meningkatkan hasil bumi dan pengumpulan dana. Masyumi berkembang menjadi wadah untuk bertukar pikiran antara tokoh-tokoh islam  dan sekaligus menjadi tempat penampungan keluh-kesah rakyat, dengan demikian Masyumi menjadi organisasi pejuang pembela rakyat. Sikap tegas dan berani  tokoh-tokoh Masyumi membuat Jepang dapat menghargai dan memberikan kebebasan dalam beragama
Dikarenakan tokoh-tokohnya dicurigai terlibat dalam gerakan pemberontakan
(1960)
JAWA HOKOKAI (HIMPUNAN KEBAKTIAN JAWA)
1 Maret 1944

Karena posisi Jepang yang semakin mengkhawatirkan, Jepang membutuhkan persatuan dan semangat segenap rakyat yang diharapkan dapat memberikan darma baktinya terhadap pemerintah demi kemenangan perang
1)  Melaksanakan segala tindakan dengan nyata dan ikhlas demi pemerintah Jepang
2)  Memimpin rakyat untuk mengembangkan tenaganya berdasarkan semangat persatuan
3)  Memperkokoh pembelaan tanah air
Gunseikan
Jawa Hokokai adalah organisasi resmi pemerintah sehingga pimpinanya langsung ditangani Jepang dan tidak berkembang di luar pulau jawa  agar berkembang sesuai keinginan Jepang. Berusaha juga dalam pengerahan tenaga dan memobilisasi potensi sosial ekonomi.

PENGERAHAN TENAGA PEMUDA

Menurut penilaian Jepang, para pemuda apalagi yang tinggal di daerah pedesaan belum terpengaruh oleh budaya barat dan secara fidik cukup kuat, semangat dan pemberani sehingga dapat dikerahkan untuk membantu memperkuat posisi Jepang dalam menghadapi perang
Untuk membantu memperkuat posisi Jepang dalam menghadapi perang

Adanya pelatihan-pelatihan baik umum ataupun khusus untuk melatih para pemuda, seperti dibentuknya latihan BPAR dan San A Seinen Kutensho

ORGANISASI SEMI MILITER — SEINENDAN
29 April 1943


Untuk mendidik dan melatih para pemuda agar dapat menjaga dan mempertahankan tanah airnya dengan kekuatan sendiri, dan sebagai tenaga cadangan guna memperkuat usaha Jepang dalam mencapai kemenangan dalam Perang Asia Timur Raya



ORGANISASI SEMI MILITER KEIBODAN
29 April 1943

Untuk membantu tugas polisi, seperti menjaga lalu lintas dan pengamanan desa

Para anggota dibina secara khusus dalm program-program yang diadakan Jepang untuk para kader dan diawasi langsung oleh para polisi Jepang

ORGANISASI SEMI MILITER BARISAN PELOPOR
1 November 1944
Diharapkan adanya kesadaran rakyat untuk berkembang, sehingga siap untuk membantu Jepang dalam mempertahankan indonesia
Untuk menumbuhkan keinsyafan dan kesadaran yang mendalam di kalangan rakyat untuk memnuhi kewajiban dan membangun persaudaraan untuk seluruh rakyat dalam rangka mempertahankan tanah air dari serangan musuh
Ir. Soekarno
Organisasi ini mengadakan pelatihan militer bagi para pemuda dari semua kalangan secara heterogen

ORGANISASI SEMI MILITER HIZBULLAH (TENTARA ALLAH / KAIKYO SEINEN TEISHINTI)

Jepang ingin membentuk pasukan cadangan khusus dan pemuda-pemuda islam sebanyak 40000 orang untuk menambah kekuatan
Sebagai tentara cadangan,
1)  Melatih diri, jasmani maupun rohani dengan segiat-giatnya
2)  Membantu tentara Dai Nippon
3)  Menjaga bahaya udara dan mengintai mata-mata musuh
4)  Menggiatkan dan menguatkan usaha-usaha untuk kepentingan perang
Sebagai pemuda islam,
1)  Menyiarkan agama islam
2)  Memimpin agama islam agar taat menjalankan agama
3)  Membela agama dan umat islam Indonesia
KH Zainul Arifin
Mengadakan pelatihan-pelatihan diantaranya yang berpusat di Cibarusa, Bogor

HEIHO (PASUKAN PEMBANTU)
April 1945

Untuk membantu tentara Jepang

Heiho merupakan bagian integral dari pasukan Jepang. Kegiatannya membangun kubu-kubu pertahanan, menjaga kamp tahanan, dan membantu tentara Jepang di medan perang

PETA (PASUKAN PEMBELA TANAH AIR)
3 Oktober 1944
Jepang yang masih berusaha agar ada pasukan yang secara konret mempertahankan Indonesia. Dan karena didasari rasa was-was Jepang dengan medan perang yang semakin sulit
Peta dimaksudkan sebagai pasukan geriliya yang membantu melawan apbila terjadi serangan dari pihak musuh

Para anggota Peta mendapat pendidikan khusus



\